buku · Buku Republika · Metropop · Tere Liye

[Review] Tentang Kamu – Tere Liye | Blue Hood.

Judul: Tentang Kamu

Penulis: Tere Liye

Penerbit: Republika

Jumlah halaman: vi+ 524 halaman 

Tahun Terbit: 2016

Genre: Fiksi, Metropop

The Sinopsis

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita.Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi.Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.

The Book

Seperti biasa, Tere Liye merangkai potongan-potongan cerita menjadi satu cerita utuh yang sangat memesona. Para pembaca seakan dihiptonis untuk terus membaca bab demi bab, hanya untuk mengetahui kisah apa yang akan terjadi selanjutnya.Ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan tak pernah luput ia masukkan ke dalam setiap novelnya, termasuk novel Tentang Kamu ini.

Blurb

Kisah ini bermula dari seorang pemuda bernama Zaman Zulkarnaen yang bekerja sebagai pengacara di salah satu firma hukum di London. Meski baru dua tahun bekerja di firma tersebut, Zaman mendapat sebuah kasus besar. Ia ditugaskan untuk mengurus warisan dari seorang klien yang baru saja meninggal di Paris. Klien tersebut adalah seorang perempuan tua, berusia 70 tahun, dan belasan tahun terakhir tinggal di panti jompo. Pemegang paspor Inggris serta izin menetap di Perancis. Aktif dalam kegiatan berkebun di panti Jompo.

Klien ini mewariskan aset berbentuk kepemilikan saham senilai satu miliar poundsterling atau setara 19 triliun rupiah. Dan yang lebih menarik, klien tersebut bernama Sri Ningsih. Dilihat dari namanya, dia berasal dari Indonesia, negara yang sama dengan negara asal Zaman sebelum dia menyelesaikan kuliah master hukum di Oxford University. Demi menyelesaikan tugas tersebut, pada hari itu juga, Zaman langsung berkunjung ke panti jompo, tempat Sri Ningsih menghembuskan nafas terakhirnya. Disana Zaman memperoleh petunjuk berupa buku diary Sri. Buku tersebut sederhana. Hanya ada sepuluh halaman yang berisi tulisan, dibagi menjadi lima bagian, masing-masing dua halaman. Setiap bagian hanya ada satu-dua paragraf pendek, beserta satu-dua foto yang ditempelkan di halaman bagian itu.

Berbekal dari buku diary, Zaman menelusuri kehidupan Sri dari masa kecilnya hingga ia meninggal. Zaman harus menjelajahi tiga negara, lima kota, dan beribu luka. Setelah menelusuri setiap bagian dari kisah hidup Sri, Zaman pun akhirnya bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Luar biasa sekali mengikuti perjalanan Zaman dalam menjalankan tugas pentingnya itu. Dari novel ini aku belajar banyak hal. Salah satunya dengan mengetahui fakta-fakta unik yang disampaikan di dalam cerita .Aku pikir, konyol sekali melihat kambing makan kertas, aku baru tahu bahwa memang benar ada kambing yang makan kertas, dan lebih mengagumkan lagi, kambing itu ada di Indonesia, tepatnya di Pulau Bungin, Sumbawa.

Karya Tere Liye

Aku adalah salah satu penggemar dari Darwis Tere Liye, tidak bisa di pungkiri memang, Tere Liye bisa membuat semua orang jatuh hati setiap membaca karya-karyanya.

Aku ingat, saat itu aku masih kelas 8 SMP, Kakakku membeli sebuah novel “Bidadari-Bidadari Surga” karya Tere Liye. Halamannya cukup tebal dan aku malas membacanya, namun kakakku berkata bahwa ini novelnya sangat seru dan membuat kita belajar untuk menghargai orang lain.

Akhirnya aku membacanya, dan tak terasa aku sangat menyukainya. Dari situ aku mengecap diriku sebagai penggemar Tere Liye.

Karya-karya dari Tere Liye memiliki ciri khasnya sendiri, dan banyak mengandung unsur-unsur agama islam. Seperti Hafalan Sholat Delisa, Moga Bunda Di Sayang Allah.

Dan dulu, aku kira Tere Liye ialah seorang perempuan😄. Bukan apa-apa aku hanya membaca karyanya saja tanpa mencari tau siapa itu Tere Liye. Dan aku sangat kaget saat mengetahui bahwa Tere Liye seorang laki-laki karena jarang sekali seorang penulis laki-laki yang bisa membuat karya seindah ini.

About Cover Tentang Kamu

Cover yaa. Hmm.

Menurut aku covernya sangat keren, sepasang sepatu mencerminkan dua orang yang saling berkaitan karena kita tidak bisa memakai sepatu hanya sebelah bukan? Aku juga masih belum mengerti filosofi dari cover ini, tapi dengan hanya foto sepasang sepatu, novel ini sangatlah mencerminkan isi dari novelnya.

Quotes

“Karena bila bicara tentang penerimaan yang tulus, hanya bersangkutanlah yang tahu seberapa ikhlas dia telah berdamaidengan sesuatu.” Hal 496

“Chaty, jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. Jadilah seperti air yang mengalirs sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru. Aku titip pabrik ini. Rawat dia seperti merawat adikmu sendiri.” Hal.278

“Jika kita gagal 1000x, maka pastikan kita bangkit 1001x” Hal.210.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s