buku · penerbit haru · Romance · rompaeng · Terjemahan

[Review] You Are My Moon – Rompaeng | Blue Hood.

​Judul: You are My Moon

Penulis: Rompaeng (Chanyawee Sompreeda)

Penerjemah: Suchada Ung-Amporn, Wisnu Wardhana

Penyunting: K.P. Januwarsi

Proofreader: Titish A.K.

Design Cover: Dedy Andrianto 

Penerbit: Penerbit Haru

ISBN: 978-602-7742-81-9

Tebal: 296 halaman

Sinopsis

Darika, Seorang gadis anak pengurus kuil sederhana. Hidupnya tiba-tiba berubah 180 derajat ketika seorang bangsawan kaya memintanya untuk bekerja sebagai bodyguard-nya. Tugas gadis itu adalah untuk melindungi sang bangsawan dari istri centil sahabatnya.

Juntharakan, Seorang bangsawan tampan yang masih lajang. Dia mempekerjakan gadis sederhana yang blak-blakan dan cerdas itu sebagai sekretaris pribadi sekaligus bodyguard-nya. Tapi, kenapa jantung Juntharakan selalu berdetak lebih kencangketika berdekatan dengan gadis itu?

The Book

You are My Moon adalah novel yang diterbitkan Penerbit Haru dengan label Thai-story. Sesuai labelnya novel ini berasal dari Thailand. You are My Moon adalah karya dari Rompaeng yang merupakan nama pena dari Chanyawee Sompreeda. Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis sederhana yang bekerja sebagai sekretaris seorang bangsawan. Darika digambarkan sebagai gadis yang cerdas, manis, dan blak-blakan. Sementara, Juntharakan digambarkan sebagai laki-laki yang sempurna. Ia cerdas,tampan, memiliki postur tubuh yang bagus, dan kaya. Sebagai seorang sekretaris, tugas Darika bukan hanya mengurus hal-hal berbau pekerjaan. Ia justru diminta bekerja dengan maksud lain. Juntharakan meminta Darika bekerja untuknya karena Juntharakan sering digoda oleh istri sahabatnya, Pitchaya. Berkali-kali Pitchaya mencoba untuk menggoda Juntharakan. Akan tetapi, Darika selalu berhasil mencegahnya. Darika tidak semudah yang Pitchaya kira. Darika bukan gadis biasa. 

My Review

You Are My Moon adalah novel Thailand pertama yang aku baca, tapi aku sudah pernah menonton dramanya yang berjudul ‘Dao Kian Daeng.’ karena aku adalah Thai-Addict, jadi buat kamu yang Thai-Addict novel ini reccomeded banget selain liat dramanya.

Ceritanya begitu runtun namun tidak berbelit, menarik, dan mengalir teratur sehingga sulit berhenti untuk membaca ketika sudah masuk ke bab dimana kedua tokoh utama bertemu. Novel ini aku habiskan dengan satu kali hadap, karena aku sangat suka dengan sosok Dao dan Jun. 

“Aku pasti sudah gila! Pikirkan tentang tubuh mayat saja, Darika. Jenazah!Meskipun dia sangat tampan, dia pasti akan menjadi mayat juga suatu hari nanti.”(Hal. 67)

Sosok Juntharakan yang digambarkan begitu sempurna bak dewa, aku justru terpesona dan jatuh cinta pada sikap Darika yang hidup sederhana, pekerja keras, dan begitu blakblakan terhadap situasi apa pun. Bukan karena asal bicara, namun dia selalu bersikap menuruti perasaannya. Darika digambarkan sebagai sosok yang ‘apa adanya’, meski pun pada kenyataannya Darika hanya tidak memedulikan penampilannya. Belum lagi sikapnya yang memberi jarak pada lelaki dikarenakan masa lalu orang tuanya yang begitu membekas dan terpatri kuat hingga memengaruhi sudut pandang Darika pada kehidupan percintaan. Bisa dibilang dia adalah anak ‘broken home’ dimana ayahnya lebih memilih wanita lain dan meninggalkan dia dan ibunya di kuil bersama sang kakek. Darika juga tidak pernah malu untuk menceritakan kondisi keluarganya pada siapa pun, namun dia akan sangat marah bila ada yang merendahkannya.

“Sungguh. Rumahku terletak di pemakaman di dalam kuil. Aku harus berada di sana saat sang Biksu melakukanritual pemakaman. Rumahku dibangun daripeti-peti mati. Ketika mereka mengkremasi mayat, mereka tidak membakar petinya. Kami bisa menghemat banyak uang. Kakekku membangun rumah itu sendiri. dia juga sering menulis dharma dan semua nama neraka di sana.”(Hal. 104)

Berkebalikan dengan Darika, Juntharakan memiliki kesempurnaan dari berbagai sisi. Bukan karena kehidupannya yang kaya raya dan bergelar bangsawan, atau wajahnya yang begitu rupawan dan sanggup membuat Darika meleleh berkali-kali, namun karena keharmonisan keluarganyalah yang membuat Darika iri setengah mati pada kehidupan Juntharakan. Namun cara berhemat Darika dan sudut pandang wanita itu yang begitu unikterhadap segala situasi, berhasil memikat saya untuk menyelesaikan membaca bukuini secepat mungkin.

“Yep. Aku memikirkannya karena aku tidak punya uang, sehingga aku tidak sanggup membeli benda-benda ini. Sudah biasa bagi orang berpakaian seperti kita untuk mencari sampel. Tidak ada yang peduli. Kalau ada wanita cantik yang berpakaian sangat bagus mengambil sampel ini, orang-orang akan memperhatikannya. Lihat kan jadi orang biasa-biasa saja bisa berguna juga.”(Hal. 31)

Membaca novel ini juga memberikan sudut pandang baru bagi aku yang baru pertama kali membaca buku terjemahan Thailand yang ternyata disusun dengan ciamik sekali. Jalan ceritanya sangat mengalir dan setting waktu mau pun tempat dijelaskan dengan gamblang. Belum lagi aku juga dikenalkan dengan beberapa tempat terkenal di Thailand. Menumbuhkan keingintahuan dan minat saya untuk menyambangi negeri tersebut.

Quotes

“Namun, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ketika kau dicintai seseorang, pada saat yang sama, kau juga akan dibenci orang lain.” –Hal. 11

“Manusia lebih menakutkan daripada hantu.” –Hal. 11

“Terkadang, bahkan ketika kau tahu kau akan tersakiti, kau tetap ingin mengambil risiko. Iya, kan?.” –Hal. 119

“Kau tahu di balik tubuh yang sempurna itu, hanya ada darah dan getah bening. Tidak ada yang abadi.” –Hal. 156

“Kita tidak bisa mengendalikan orang lainuntuk berpikir atau melakukan sesuatu. Tapi kita bisa mengendalikan diri kita sendiri. Meskipun sangat sulit.” –Hal. 220

“Kalau cinta sudah mati, letakkan saja di dalam peti mati. Jangan sakiti dirimu lebih dari itu. Waktu akan membuatmu merasa lebih baik.” –Hal. 220

Thank you for coming😄
Dan aku memberi 🌟🌟🌟🌟🌟 for You are My Moon.

Advertisements

2 thoughts on “[Review] You Are My Moon – Rompaeng | Blue Hood.

    1. Seru banget, kisahnya romantis sama ada humornya gitu. Pasti sih kalo thailand itu ada humornya bikin nyaman banget pas baca.

      Happy Reading yaa kalo mau baca😆

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s