buku · Febriani AD · Grasindo · Teen Fiction · Wattpad

[Review + Ask Author] Dealing with The Bad Boy – Febriani AD | Blue Hood.

Judul: Dealing with The Bad Boy

Penulis: Febriani AD

Penerbit: Grasindo

Jumlah Halaman: 222 Halaman

ISBN: 97860123758050

The Blurb

“Lo mau jadi pacar gue?”

“Bukannya gue emang pacar lo? Tapi makasih ya, gue suka surprise-nya. Maaf selama ini sudah nyembunyiin hubungan kita.”

Dunia Natasha berguncang. Natasha tidak pernah mengira bahwa permainan UNO bisa mendatangkan musibah untuknya. Permainan yang awalnya ia kira menyenangkan, ternyata berubah menjadi kesengsaraan ketika ia kalah dan ditantang untuk menembak seorang Ghaksa Andromeda, seorang bad boy keren di sekolahnya. Dunia Natasha benar-benar jungkir balik setelah seorang Ghaksa Andromeda masuk dalam kehidupannya.

The Book

Semua berawal karena Reno dan Uno.

Minggu itu Tasha bersama teman-temannya pergi ke sebuah cafe yang menyediakan permainan Uno. Yang kalah dalam permainan akan di hukum truth or dare.

Setelah kekalahan beruntun, Tasha diberikan hukuman dare oleh Reno, karena dalih bahwa ia bosan dengan kejujuran Tasha yang menurutnya tidak menarik dan dare itu ialah…

“Lo tembak Ghaksa. Jadian sama dia,” – Hal. 2

Tasha berusaha kabur dari hukuman, namun Reno dan teman-temannya tidak membiarkan itu terjadi dan pada akhirnya mereka pacaran. Ghaksa-Tasha jadian.

“…Nama gue Ghaksa Andromeda. Lo bisa panggil gue Ghaksa atau senyaman lo. Kalau lo nyaman manggil gue sayang, juga boleh.” – Hal. 9


Review

Dealing with The Bad Boy adalah karya pertama kak Fei yang di terbitkan. Sebelumnya, Dealing with The Bad Boy, kak Fei tulis di aplikasi wattpad.

Sekarang kan, lagi marak karya-karya yang berasal dari wattpad yang terbit dan penerbit Grasindo tidak mau kalah dengan menerbitkan karya-karya penulis wattpad yang di beri label Grasindo Wattpad Fiction, Dan salah satunya ialah Dealing with The Bad Boy.

Kisah ini bermula saat Tasha selalu kalah main Uno, dan di tantang Reno untuk menembak Ghaksa Andromeda seorang Bad Boy keren di sekolahnya yang pernah gak naik kelas, sering berantem dan uhuk ‘Bego.’

Tapi, sifat Ghaksa yang friendly, Receh, gombal dan asik banget buat aku kesensem sama Mas Ghaksa.

Ghaksa tau apa yang dia lakukan buat minta maaf ke Tasha, salah satunya adalah dia yang datang ke rumah Tasha dengan membawa boneka dan meminta maaf secara tulus, walaupun Tasha nggak maafin Ghaksa secara langsung tapi tindakan Ghaksa itu loh sweeeet banget.

Ghaksa-Tasha juga nggak seperti pasangan pacaran anak SMA kayak yang lain. Ya mungkin karena mereka mengawalinya dengan salah kali yaa, dan belum ada benih-benih cinta di antara mereka.

Lalu, saat Tasha mulai belajar mencintai Ghaksa, Ghaksa membuat suatu kesalahan yang menurut aku bodoh banget. Dia jalan bersama seorang cewek dan bilang bahwa Tasha hanya teman.

Tasha yang sakit hati, akhirnya mendiami Ghaksa Selama seminggu. Lagipula, Ghaksa enggak tuh ngejelasin hubungan dia sama cewek itu. Harusnya sebagai cowok, Ghaksa itu ngejelasin apa yang terjadi, siapa cewek itu biar Tasha tau dan nggak salah paham.

Namun, semua sudah terjadi. Mau Ghaksa ngejelasin apapun, Tasha nggak peduli, dan pada akhirnya mereka mengakhiri apa yang seharusnya memang diakhiri dari awal, karena dari awal mereka memang sudah salah.

“…Sekarang lo bisa pulang. Dan sesuai omongan lo waktu itu kalau kita sebatas temen. Gue mau putus. Dan semuanya, gue akhiri di sini. Kita selesai.” – Hal. 69

Setelah putus, Ghaksa semakin tidak terkendali, banyak ulah yang ia lakukan, bahkan ada isu yang mengabarkan bahwa Ghaksa sudah di Droup Out dari sekolah. Namun isu itu dibantahkan karena setelah dua minggu tidak sekolah, Ghaksa kembali dan ternyata hanya di skors selama dua minggu.

Dan, pengakuan Reno membuat Tasha kecewa dengan Reno. Terlebih Ghaksa. Ternyata semua sudah di rencanakan dengan mereka berdua. Membuat Tasha merasakan sakit hati kepada seseorang yang membuatnya nyaman selama ini. Sebenarnya apa salah Tasha terhadap Ghaksa sehingga dia bisa berbuat seperti itu?

“…Gue cuma takut. Takut kalau gue bakal masuk ke lubang yang sama dan pasti, kalau pada waktunya gue bakal bilang sama lo.” — Hal. 125

Dan karena Tasha bukan orang yang pendendam maka ia memaafkan Ghaksa dan mencoba untuk berteman dengannya.

“Jangan pernah melihat seseorang dari sisi buruknya. Ketka kamu melihat seseorang dari sisi buruknya, kamu akan terus mencari keburukannya dan tidak akan pernah memandang kelebihannya.” – Hal. 104

Pedekate Ghaksa itu gokil banget, duh pengen deh punya pacar kayak Ghaksa.

Ghaksa emang sosok pacarable banget bagi aku, terlepas dari sifat dia yang bandel yaa.

Dan, kira-kira Tasha mau nggak ya kembali kepada Ghaksa?

Cinta itu bukan hanya sekedar rasa suka. Tapi, belajar untuk mengenal, menerima, dan menyatukan kepribadian yang berbeda. Dan Tasha perlu itu. Ia perlu beradaptasi dengan dunia Ghaksa. Ia perlu mengenal cowok itu.

Tasha juga tidak mau gegabah untuk mengambil keputusan akan perasaan nyaman yang sering muncul saat ia bersama Ghaksa.
Karena Tasha enggan untuk terluka lagi.

“Santai aja, gue masih setia buat nungguin jawaban lo kok. Tapi, nggak seribu tahun juga sih kayak lagunya Tulus,” — Hal. 133

…………………………………………….
Aku suka sama Novelnya, oh my god!

Dulu, sempat baca cerita ini di wattpad dan saat baca lagi aku tetep suka sama cerita Ghaksa-Tasha ini.

Cerita ini itu khas anak SMA banget. Yaa karena aku masih SMA, jadi ini itu genre aku banget selain Romance atau fantasi.

Dan, cerita ini juga aku merasakan yang namanya deja vu. Yaa gimana nggak mau deja vu, hampir seluruh isi cerita pernah aku alamin di sekolah, kecuali interaksi Ghaksa-Tasha sih. Kalau interasi teman-teman Tasha itu hampir mirip dengan teman-teman aku.

Typo nggak terlalu banyak, bisa dihitung pakai jari dan ngga ada cacat dalam bukunya, jadi aku enjoy banget bacanya.

Lalu, I LOVE THE COVER AND BOOKMARK! Omaygattt, covernya lucu banget. Mencerminkan isi cerita, dan bookmarknya juga unik dan lucu, enggak cuman persegi panjang aja hahaha😂

Aku beri 5 bintang buat Mas Ghaksa ini😍

Aku tunggu karya kak Fei yang lain yaa! Mudah-mudahan cerita Juna dan Jati mengikuti jejak Ghaksa yang bisa di terbitkan, jangan lupa calling-calling yaa kak! Hahaha😂

Dan supaya laporan kakak cepat di acc. Amiin🙏

ASK AUHOR with FEBRIANI AD.

yeaah! Sesuai judulnya, aku sempat ngobrol-ngobrol bareng kak Fei walaupun sedikit tapi lumayan lah yaa, Terimakasih kak Fei mau aku recokin waktu bikin laporannya hehe.

•> Question: Berapa lama proses pembuatan Dealing with The Bad Boy?

Answer: 6 bulan kayaknya Desember 2015 sampai Juli atau Juni 2016.


•> Question: Apa atau siapa yang menginspirasi kakak dalam novel Dealing with The Bad Boy? 

Answer: Banyak sih. Inspirasinya waktu itu gara-gara nggak sengaja kelasku sama kelas sebelah lagi suka main uno aja terus sisanya ya temen sama masa-masa waktu SMA karena itu juga buatnya waktu kelas 12 hehew.


•> Question: Siapa tokoh di novel Dealing with The Bad Boy yang paling kakak suka?

Answer: Siapa ya? Semua suka sih tapi paling suka Bian mungkin. Karena punya temen kayak dia itu moodbooster banget.


•> Question: Bagaimana persaan kakak ketika Dealing with The Bad Boy di terbitkan?

Answer: Was-was tapi juga seneng. Aku takut aja gimana respon pasaran nanti karena kalau aku sendiri bukan perkata diterbitkan aja sih. Tapi bagaimana pasar menerima buku itu. Kepikiran juga takut nggak laku. Hahaha. Ya tapi tetep seneng sih. Karena suatu kebanggaan untuk diri aku sendiri karya aku bisa di toko buku karena dari dulu, sejak aku masih nulis di blog cuma buat having fun aja.


Dan, itu adalah sedikit perbincangan aku sama kak Fei.

Aku juga mau share foto-foto di Instagram aku buat Obrolin Buku Dealing with The Bad Boy.

Dan terimakasih buat kak Asri dan kak Ky yang sudah mempercayai aku buat ikutan Obrolin Buku Ketjeh ini, semoga nggak kapok yaa ajak-ajak aku. Hehe. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s